Karya Ilmiah Remaja (KIR)

https://www.instagram.com/kirkadansa/?hl=en

Karya Ilmiah Remaja (KIR) adalah salah satu ekstra kulikuler di SMK N 1 PEDAN. Belum cukup lama KIR tumbuh di area Kadansa namun KIR sendiri sudah mampu membuat bangga sekolah tersebut. Dengan berpegang pada visi misi KIR, KIR mampu berjejer dengan ekstra

lainnya. KIR sendiri mempunyai Visi sebagai wadah untuk menjadikan tempat belajar dan mengembangkan bakat para siswa yang mempunyai minat dalam bidang karya ilmiah dan juga menambah rasa kepekaan serta kemampuan untuk memecahkan suatu masalah. 

Misi dari KIR kadansa ialah :

1. Mengembangkan minat baca seseorang agar lebih mengenal tentang ilmiah

2. Membuat program kerja tentang jurnalistik

3. Melakukan berbagai observasi cagar budaya

4. Mengembangkan kreatifitas serta bakat siswa

5. Mengikuti setiap even dan perlombaan karya ilmiah remaja

Tak hanya itu, Karya Ilmiah Remaja ini sudah mampu meraih beberapa prestasi dari berbagai perlombaan, seperti :

1. Juara 1 lomba KIR se-Kab Klaten th 2018

2. Juara 2 lomba KIR se-Kab Klaten th 2019

3. Juara harapan 2 lomba KIR se-Kab Klaten th 2019

Tujuan utama ekstra tersebut untuk meningkatkan sikap kritis, kreatif serta inovatif, dan menumbuhkan sikap ilmiah-religius seseorang. Tak hanya itu KIR bertujuan untuk menumbuhkan etos ilmiah di kalangan siswa, sehingga tidak hanya menjadi konsumen ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi penghasil (produsen) pemikiran dan karya tulis dalam bidang ilmu pengetahuan, selain itu Karya ilmiah yang telah ditulis itu diharapkan menjadi wahana transformasi pengetahuan antara sekolah dengan masyarakat, atau orang-orang yang berminat membacanya. Dengan itu KIR mampu membuktikan potensi dan wawasan ilmiah yang dimiliki siswa dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah dalam bentuk karya ilmiah setelah yang bersangkutan memperoleh pengetahuan dan pendidikan dari jurusannya.

Nah, untuk mencapai semua itu KIR tak lepas dari seorang pembimbing, yaitu Ibu Sri Rahayu, SIP. Beliau adalah salah satu guru di SMK N 1 PEDAN. Beliau juga seorang guru pengampu yang mengampu beberapa kelas. Selain itu, Ibu Sri Rahayu arau sering dipanggil Bu Ayu, juga menjadi pengurus perpustakaan yang juga sering dijadikan tempat pertemuan KIR tiap minggunya.

Selain aktif dalam bidang ilmiah, KIR juga menyenangi eksperimen-eksperimen di bidang kuliner. Seperti contoh, pada kegiatan MPLS th 2019. Pada kesempatan itu, KIR menunjukkan bakat dengan membuat berbagai olahan es krim dengan bahan yang tidak biasa, seperti cabai, daun mint, dan masih banyak lagi. Hal ini cukup menarik minat para peserta didik baru, sehingga tak sedikit pula yang ikut mendaftar agar dapat menjadi anggota KIR.

Target untuk kedepannya KIR akan lebih mengembangkan program kerjanya, seperti membuat majalah pelajar, meneliti fenomena alam serta mengobservasi tentang cagar budaya. Dan juga meningkatkan minat baca siswa.

Pict. 3

Pertemuan KIR setiap seminggu sekali

Pict. 4

Keikutsertaan KIR dalam lomba KTI

Pict. 5

Pengumuman pemenang lomba KTI

Walaupun KIR adalah salah satu ekskul yang jarang terekspos, tapi KIR juga aktif di sosial media. Salah satunya instagram, KIR memiliki 1 akun resmi yaitu @kirkadansa. Kami sering mengunggah kegiatan kami disana.

Pict. 6

Pict. 7

Karya Ilmiah Remaja selalu membuka pendaftaran masuk tiap tahunnya, karena merupakan ekskul indoor, maka KIR memang tak menyediakan cukup banyak kuota penerimaan. Biasanya KIR akan melakukan seleksi baik dengan wawancara maupun tidak.

Pict. 8

Untuk membuat suatu organisasi, pasti dibutuhkan pengurus agar organisasi tersebut dapat berjalan sesuai tujuannya. Berikut susunan pengurus KIR th 2019/2020.

SUSUNAN PENGURUS ORGANISASI

KARYA ILMIAH REMAJA

KETUA                          : RATIH WAHYUNINGSIH

WAKIL KETUA            : RIZKA NANDYA SEPTIAN

SEKERTARIS                : 1. MEININIS TRI LANTARI

      2. IMA TRISNAWATI

BENDAHARA               : 1. CARMELLIA DWI N

                                           2. SYAHWA ADELWAIS

SEKSI PENGHUBUNG : 1. MARCELLA FERNANDA

                                           2. YOHANA DEBY WULANDARI